Friday, 5 June 2009

Cara Berhenti Berlangganan RBT / Nada Tunggu Xl dan Operator Lainnya

Ok, ini yang aku benci dari sistem berlangganan (subscribe) di tanah air kita ini. Sebagai seorang (yang ingin menjadi profesional) blogger, aku juga berlangganan beberapa service dari luar negeri yang berkaitan dengan blog. Sebuah perbedaan yang mendasar antara sistem berlangganan dalam negeri dan luar negeri adalah pada keterangan/cara untuk berhenti berlangganan.

Pada service dari luar negeri, dalam setiap email/notifikasi selalu terdapat cara atau link untuk berhenti berlangganan. Mungkin hal ini merupakan keharusan yang diatur dalam undang-undang mereka (baca: negara Amerika). Hal ini yang jarang sekali terdapat pada servis di negeri kita ini. Seolah-olah mereka ingin agar kita tidak bisa keluar dari servis yang (mungkin tidak sengaja) kita pesan.

Ini mungkin hanya pemikiran pribadiku, tetapi siapa sih yang tidak kesal jika setiap bulan dipotong 7 ribu untuk sebuah servis yang tidak kita inginkan (lagi). Aku memang memesan sebuah lagu RBT XL ketika sedang patah hati setahun yang lalu. Parahnya, lagu itu tidak keluar sampai sekarang, mungkin karena saat memesan pulsaku tidak cukup (walau akhirnya setelah kuisi ulang terpotong juga).

Sudahlah, malah jadi curhat gini ^-^ Anyway, untuk kamu yang ingin berhenti/cancel berlangganan RBT/Nada tunggu XL, cukup ketik sms unsub dan kemudian kirimkan ke 1818. It’s so simple, but why they make it so hard to found!

Untuk Operator Lain:

  • Indosat (Mentari, IM3, Starone) i-Ring, Mentari ketik STOP kirim ke 808, Starone ketik : UNREG kirim ke: 808, M3 ketik UNREG kirim ke 808
  • Telkomsel NSP 1212, ketik: RINGOFF Kirim ke: 1212
  • Nada Sambung Esia, ketik RING[spasi]UNSUB kirim ke 8888
  • Fren Ringgo ada di website mereka : http://ringgo.mobile-8.com/en/index.jsp

3 comments:

  1. I-Ring Di Aktifkan Secara Sepihak, Jasa I-Ring Tidak Ada Etika Bisnis, sudah sedemikian ketatkah persaingan di bidang telekomunikasi sehingga mengabaikan hak-hak pengguna telpon selular? Dimana Etikanya?

    ReplyDelete
  2. I-Ring Di Aktifkan Secara Sepihak, Jasa I-Ring Tidak Ada Etika Bisnis, sudah sedemikian ketatkah persaingan di bidang telekomunikasi sehingga mengabaikan hak-hak pengguna telpon selular? Dimana Etikanya?

    ReplyDelete
  3. esia pencuri jahanam..!!!

    ReplyDelete